How to Order
You can either browse our store directories or search the item you want to know. You can search using keywords, title, publisher, ISBN, artist, and so on. If you see the item you want, click Add to Shopping Cart. After that, you can either Continue Shopping or Proceed to Checkout. After clicking Proceed to Checkout, you can simulate your total charges based on your preferred shipping method and enter the shipping address. When you are done, you will receive instruction where to send your payment and you're done! Simple, isn't it?


Search:
Home arrow News arrow Reviews arrow JuraganBuku.com dalam Harian Tempo
JuraganBuku.com dalam Harian Tempo PDF Print E-mail
Friday, 19 January 2007
Awalnya, Api Perdana, 24 tahun, gerah setiap kali melihat banyak rekannya yang jauh-jauh membuang devisa ke Singapura cuma untuk membeli sekoper buku terbitan luar negeri edisi terbaru. Tapi dia maklum, perburuan buku bermutu ke negeri jiran terpaksa dilakukan karena sulit membeli buku sejenis di dalam negeri.

Persoalannya beragam. Toko-toko buku konvensional yang menjual buku-buku impor, kata Direktur Utama PT Avevo Dinamika ini, biasanya hanya menyediakan buku-buku terbitan satu tahun sebelumnya. Jika pun ada buku terbaru, koleksinya sangat terbatas.

Pilihan lain dengan membeli melalui situs belanja, seperti Amazon (www.amazon.com), sulit dilakukan. Alasannya, Indonesia sudah dikenal dunia sebagai surga pembajak nomor kartu kredit. "Amazon hanya mau menerima kartu kredit tertentu saja," ujar Api.

Melihat kondisi itu, bersama teman-temannya di Avevo, yang bergerak di jasa aplikasi Internet, Api berpikir untuk membantu peminat buku Indonesia mendapatkan buku-buku impor bermutu. Cara paling murah tapi belum tentu mudah adalah menjadi "makelar" Amazon.

Mulai tahun lalu, Api dan timnya kemudian mempelajari semua peraturan operasional Amazon. Korespondensi juga dilakukan dengan pengelola Amazon untuk mencari format kerja sama yang pas. "Akhirnya, Mei lalu kami bisa menjadi mitra Amazon di Indonesia lewat Juragan Buku," katanya.

Meski berjuluk mitra, sesungguhnya tugas Juragan (www.juraganbuku.com) hanya sebagai perantara antara pembeli di Indonesia dan Amazon. Setiap pesanan buku--juga VCD dan DVD--akan diteruskan Juragan ke Amazon.

Jika pesanan disetujui, pembeli mengirim uang tunai ke rekening Juragan. Selebihnya, pemesan tinggal menunggu bukunya dikirim langsung via pos atau kurir ke alamatnya. Namun, tugas Juragan tidak berarti selesai sampai di situ. Selain mengambil alih risiko Amazon, Juragan menanggung klaim pembeli.

Respons peminat buku ternyata di luar dugaan. Rata-rata setiap hari ada satu pesanan yang masuk. Sering pula mereka mendapat pesanan dalam jumlah besar untuk perpustakaan kampus dan sekolah. "Karena modal awalnya relatif nol, hanya hosting situs di Amerika Serikat, dalam satu minggu pertama sudah balik modal," kata lulusan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia ini.

Setelah empat bulan berjalan, prospek yang bagus itu disadari juga oleh pengelola Amazon. Perusahaan e-commerce yang berbasis di Amerika Serikat itu menawarkan penyatuan sistem Juragan dengan Amazon. Tujuannya untuk mempermudah akses gudang data Amazon, juga sistem pembayaran.

Sementara ini, menurut Api, Juragan hanya membuka koneksi dengan Amazon Amerika Serikat. Rencananya, dalam waktu dekat, mereka akan membuka akses dengan Amazon Jepang, Prancis, dan Jerman. Tak hanya Amazon yang berminat, sejumlah toko buku konvensional ternyata juga tertarik bekerja sama mengimpor buku lewat Juragan.

Toko buku konvensional tertarik karena harga buku yang ditawarkan Juragan relatif "miring". Api memberi perbandingan dengan harga sebuah buku yang pernah disurveinya. Di toko konvensional, buku tersebut dijual seharga Rp 1 juta, sedangkan di Juragan bisa ditebus cuma Rp 600 ribu. Itu pun sudah termasuk ongkos kirim.

Perbedaan besar ini ada karena diskon yang cukup besar dari Amazon, 35-40 persen untuk satu buku. Tapi, dia mengakui, untuk buku yang masuk kategori best-seller, perbedaan harga yang ditawarkan dan juga margin yang mereka dapatkan tidak terlalu besar.

Berdasarkan pengalaman, jenis buku yang laris dipesan adalah buku-buku yang diskonnya besar. Biasanya adalah buku-buku praktis (seperti cara menjahit), teknologi informasi, ekonomi, dan lingkungan. Sedangkan kategori yang kurang peminat adalah buku-buku arsitektur dan sastra.

Api dan tim Avevo tidak takut bisnis mereka akan rusak jika kelak kartu kredit Indonesia bisa diterima Amazon. Sebab, dasar bisnis yang dikembangkan adalah memberi bantuan dan jaminan kepada pembeli buku. "Pembeli tahu harus menghubungi siapa kalau ada masalah dengan pesanan. Selain itu, JuraganBuku.com melayani pasar korporat dan lebih mengutamakan service" ujarnya mantap.

 Disadur dari Harian Tempo, Edisi Minggu, 8 Oktober 2006

Artikel online dapat dilihat di: http://www.korantempo.com/korantempo/2006/10/08/Buku/krn,20061008,19.id.html 

 
< Prev   Next >
NY Times Sunday Book Review
Yahoo! Movies: DVD Releases This Week
  • Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull
    In 1957, Indiana Jones is thrust back in action, venturing into the jungles of South America in a race against Soviet agents to find the mystical Crystal Skull. (2 hrs. 3 min.)
  • Fight Club
    You are not your job. You are not how much you have in the bank. You are not the contents of your wallet. You are not your khakis. You are not a beautiful and unique snowflake. What happens first is you can't sleep. What happens then is there's a gun in your mouth. And what happens next is you meet Tyler Durden. Let me tell you about Tyler. He had a plan. In Tyler we trusted. Tyler says the things you own, end up owning you. It's only after you've lost everything that you're free to do anything. Fight Club represents that kind of freedom. First rule of Fight Club: You do not talk about Fight Club. Second rule of Fight Club: You do not talk about Fight Club. Tyler says self-improvement is masturbation. Tyler says self-destruction might be the answer. (2 hrs. 19 min.)
  • The Princess Bride
    Robin Wright and Cary Elwes star in this fairytale adventure about a beautiful princess and the gallant hero who rescues her from an evil villain. Directed by Rob Reiner, it's an enchanting classic the whole family will love! (1 hr. 40 min.)
Advertisement
Latest News
Related Ads